NASIONAL

Inilah Sosok Komjen Suyudi Ario Seto, Putra Banten yang Disetujui DPR Jadi Kapolri

Foto : Komjen Pol. Suyudi Ari Seto (Kapolri Yang Baru)

JAKARTA, BantenReport.com — Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto menjadi sosok yang kini mendapat perhatian publik setelah DPR RI menyetujui pengangkatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Surpres/09/2026. Sebelum dibawa ke rapat paripurna, Suyudi telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.

Suyudi sebelumnya dipercaya Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Ia dilantik di Istana Negara pada 25 Agustus 2025 dan kemudian memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komjen Pol pada September 2025.

Dari Dunia Reserse hingga Pucuk Pimpinan Polri

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia kemudian menempuh pendidikan di PTIK pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018. Kariernya dikenal panjang di bidang reserse dan kriminal.

Sejumlah jabatan penting pernah dipercayakan kepadanya, antara lain:

  • Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
  • Kapolsek Metro Pasar Minggu
  • Kapolsek Metro Tanah Abang
  • Kapolsek Metro Penjaringan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
  • Kapolres Majalengka
  • Kapolres Bogor
  • Kapolresta Bogor Kota
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat
  • Wakapolda Metro Jaya
  • Kapolda Banten
  • Kepala BNN RI.

Saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2019, Suyudi turut menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pada akhir Desember 2019, dua tersangka kasus tersebut dibawa ke Bareskrim oleh Suyudi.

Pernah Memimpin Polda Banten

Bagi masyarakat Banten, nama Suyudi tentu tidak asing.

Ia dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2024. Dalam periode kepemimpinannya, Polda Banten mencatat sejumlah pengungkapan kasus narkotika.

Pada Januari 2025 saja, Polda Banten bersama jajaran mengungkap 71 kasus narkoba dan mengamankan 97 tersangka. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu, ganja, tembakau sintetis, psikotropika dan obat-obatan terlarang.

Setelah dari Banten, Suyudi dipercaya menduduki posisi Kepala BNN RI.

Tiga Bulan Pimpin BNN, Ungkap Jaringan Sabu 2 Ton

Salah satu operasi besar yang kemudian menjadi sorotan adalah pengungkapan penyelundupan sekitar 2 ton sabu dengan nilai sekitar Rp5 triliun di Kamboja.

BNN menyebut operasi tersebut berkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara dan melibatkan buronan internasional yang masuk daftar Interpol. Pengungkapan itu dilakukan ketika Suyudi baru sekitar tiga bulan memimpin BNN.

Dalam keterangannya, Suyudi menyebut pengungkapan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan jutaan masyarakat dari ancaman narkotika.

Apakah Putra Banten?

Soal tempat kelahiran Suyudi, terdapat perbedaan keterangan dalam sejumlah sumber.

Beberapa sumber yang terbit pada 2025 menyebut Suyudi lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, sementara profil yang diterbitkan ANTARA pada Desember 2025 dan beberapa pemberitaan terbaru menyebut Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973.

Karena adanya perbedaan sumber tersebut, informasi mengenai tempat kelahirannya perlu disikapi secara hati-hati. Namun, dalam sejumlah profil terbaru yang beredar menjelang pengangkatannya sebagai Kapolri, Suyudi disebut sebagai putra Pandeglang, Banten.

Dari Banten untuk Indonesia

Kini perjalanan karier Suyudi memasuki babak baru. Dari seorang perwira yang lama berkecimpung di dunia reserse, kemudian menjadi Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, Kepala BNN, hingga akhirnya disetujui DPR sebagai Kapolri, Suyudi menghadapi tanggung jawab memimpin institusi Polri di tingkat nasional.

Dengan latar belakang panjang di bidang penyidikan dan pemberantasan narkotika, perhatian publik selanjutnya tertuju pada bagaimana ia akan menjalankan kepemimpinannya ditubuh Polri.

Bagi masyarakat Banten, tentu ada kebanggaan tersendiri ketika seorang perwira yang pernah memimpin Polda Banten kini dipercaya menduduki jabatan tertinggi di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Selamat bertugas, urang Banten. Dari Banten untuk Indonesia.[]

Banten Report
Media Lokal, Inspirasi Indonesia

Related posts

Kampung Haji Indonesia di Makkah: Dari Penyewa Menjadi Pemilik Aset, Proyek Strategis Danantara

Syam

Soekarno-Hatta Kembali Normal, 178 Pesawat Diperiksa Usai Terdampak Abu Anak Krakatau

Syam

Musim Kemarau, FDKM Tangerang bersama MUI Ajak Seluruh Masjid dan Umat Islam Gelar Sholat Istisqa’

Syam

Leave a Comment