Tangerang

Bangun Generasi Berkarakter, Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Kabupaten Tangerang Sampaikan Aspirasi Strategis kepada Fraksi PKS

TANGERANG, BANTEN REPORT – Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kabupaten Tangerang melakukan audiensi dengan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Tangerang pada Senin (2/11/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB di Ruang Fraksi PKS tersebut menjadi momentum penyampaian sejumlah aspirasi strategis terkait ketahanan keluarga, perlindungan anak dan remaja, serta penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Rombongan DDII Kabupaten Tangerang dipimpin oleh Ketua, Ustaz Said Attsaqofi, didampingi dr. Adhii selaku Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Ustaz Ahmad selaku Ketua Bidang Dakwah, serta Ustaz Denny dari Bidang Kepemudaan. Kedatangan mereka diterima oleh Imam Sucipto dan Syahroni selaku perwakilan Fraksi PKS Kabupaten Tangerang.

Dalam audiensi tersebut, DDII Kabupaten Tangerang menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi anak-anak, remaja, dan keluarga. Persoalan tersebut meliputi pergaulan bebas, seks bebas, pelecehan seksual, persoalan perilaku seksual, hingga maraknya praktik judi online di kalangan anak-anak dan remaja.

DDII menilai berbagai persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dan penanganan bersama, baik melalui penguatan pendidikan keluarga, pembinaan karakter, edukasi kepada generasi muda, maupun kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga.

Dalam kesempatan itu, DDII Kabupaten Tangerang juga menyampaikan rekomendasi agar pemerintah daerah mengkaji regulasi terkait persoalan LGBT sebagai bagian dari pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan keluarga, anak, dan remaja.

Selain isu ketahanan keluarga, DDII turut menyoroti persoalan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Tangerang yang dinilai masih memprihatinkan. Menurut DDII, diperlukan perhatian dan langkah bersama untuk memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an, baik melalui lembaga pendidikan, masjid, majelis taklim, maupun program pembinaan masyarakat.

DDII Paparkan Program Nyata Pembinaan Masyarakat

Ketua DDII Kabupaten Tangerang, Ustaz Said Attsaqofi, turut memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam membina masyarakat dan menjawab tantangan sosial.

Salah satu program tersebut adalah seminar ketahanan keluarga di sejumlah kelurahan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Perlindungan Anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

DDII Kabupaten Tangerang juga melaksanakan program pembinaan di Lapas Anak dan Perempuan Tangerang. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan pendampingan bagi warga binaan.

Di bidang kepemudaan dan pendidikan, DDII telah melaksanakan penyuluhan dan pendampingan mengenai bahaya LGBT di lebih dari 25 sekolah tingkat SLTA di wilayah Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya edukasi dan pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Selain program-program tersebut, DDII Kabupaten Tangerang tengah mempersiapkan salah satu agenda unggulannya, yaitu Pembekalan Da’i dan Da’iyah se-Tangerang Raya. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 14–15 November 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang.

Program pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para dai dan daiyah dalam menjalankan tugas dakwah, memperkuat pembinaan umat, serta meningkatkan kontribusi mereka dalam menjawab tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Fraksi PKS Sambut Baik Aspirasi DDII

Perwakilan Fraksi PKS Kabupaten Tangerang, Imam Sucipto, menyambut baik kedatangan pengurus DDII dan mengapresiasi berbagai aspirasi serta program pembinaan masyarakat yang telah disampaikan.

Imam Sucipto mengungkapkan bahwa timnya juga tengah menggodok rancangan peraturan daerah yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan, termasuk pembahasan isu-isu sosial yang menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan peraturan daerah membutuhkan proses dan tahapan pembahasan yang tidak singkat. Menurutnya, proses tersebut dapat memerlukan waktu sekitar satu hingga dua tahun hingga suatu rancangan perda ditetapkan, bergantung pada tahapan pembahasan dan prosedur yang berlaku.

Imam Sucipto juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan DDII Kabupaten Tangerang yang berkontribusi pada pembinaan masyarakat, penguatan ketahanan keluarga, serta pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Ia berharap DDII Kabupaten Tangerang dapat memiliki agenda komunikasi dan koordinasi secara rutin dengan Fraksi PKS. Dengan komunikasi yang berkelanjutan, berbagai aspirasi dan program yang membawa manfaat bagi masyarakat dapat dibahas serta dikolaborasikan sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing.

Perkuat Sinergi untuk Masa Depan Generasi Muda

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara organisasi dakwah dan unsur legislatif dalam merespons berbagai persoalan sosial di Kabupaten Tangerang.

Melalui pertemuan tersebut, DDII Kabupaten Tangerang berharap aspirasi mengenai ketahanan keluarga, perlindungan anak dan remaja, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, serta penguatan pembinaan generasi muda dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari para pemangku kebijakan.

Sinergi antara elemen masyarakat dan lembaga legislatif diharapkan mampu mendorong lahirnya program-program yang bermanfaat, memperkuat ketahanan keluarga, dan membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Related posts

Harga Rumah di Tangerang Makin Mahal, Bagaimana Generasi Muda Bisa Punya Rumah?

dennyariyantoo@gmail.com

Masjid Al-Ukhuwah Palem Semi Karawaci, Dari Pusat Ibadah Menjadi Pusat Pemberdayaan Umat

Syam

Musim Kemarau, FDKM Tangerang bersama MUI Ajak Seluruh Masjid dan Umat Islam Gelar Sholat Istisqa’

Syam

Leave a Comment