18.6 C
New York
September 8, 2026
BANTENEKONOMI

BAZNAS Banten Gagas Optimalisasi ZIS dan CSR/TJSL di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta

Foto : Ketua dan Tim BAZNAS Propinsi Banten saat Kunjungan ke PT. Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Sinergi dengan PT Angkasa Pura Indonesia Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Banten

TANGERANG — BANTEN REPORT. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten menggagas optimalisasi potensi Zakat, Infak dan Shodaqoh (ZIS) serta Corporate Social Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Gagasan tersebut diarahkan untuk membangun sinergi dan kerja sama antara BAZNAS Provinsi Banten dengan PT Angkasa Pura Indonesia, termasuk dengan berbagai instansi dan perusahaan yang berada di lingkungan kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam upaya tersebut, Prof. Dr. KH. Wawan Wahyudin, M.Pd. selaku pimpinan BAZNAS Provinsi Banten yang saat kunjungan (07/09/2026) ke PT. Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno Hatta didampingi oleh Drs. H. Rachmat Halim, Wakil Ketua I; Suhud, S.Ag., Wakil Ketua IV; Yani Hudayani, S.E., Kepala Pelaksana; H. Rudy Suntoro, M.Kes., Kepala Satuan Internal Audit BAZNAS Provinsi Banten; serta Syamsuri, S.Pd.I. dan Ahmad Nurjamil, S.Pd., M.Si., Tim Fundraiser BAZNAS Provinsi Banten.

Prof. Dr. KH. Wawan Wahyudin berharap terbangun sinergi dan kerja sama yang baik antara PT Angkasa Pura Indonesia dengan BAZNAS Provinsi Banten, sehingga potensi dana sosial dan tanggung jawab sosial perusahaan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

> “Kami berharap adanya sinergi dan kerja sama yang baik antara pihak PT Angkasa Pura Indonesia dengan BAZNAS Provinsi Banten bisa memberikan manfaat kepada warga Banten, khususnya yang ada di sekitar Bandara,” ungkap Prof. Dr. KH. Wawan Wahyudin.


Menurutnya, kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki potensi besar dalam penghimpunan dana ZIS maupun CSR/TJSL, mengingat terdapat berbagai perusahaan, instansi dan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Potensi tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal melalui kerja sama kelembagaan yang baik, profesional dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mendorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

Prof. Wawan juga berharap optimalisasi dana ZIS dan CSR/TJSL tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi dapat diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Program tersebut dapat mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, bantuan kepada masyarakat kurang mampu serta pengembangan usaha masyarakat, sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya.

> “Harapannya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banten melalui Zakat, Infak dan Shodaqoh (ZISWAF), serta dana CSR/TJSL yang didapat dari instansi dan perusahaan yang ada di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” harapnya.


Sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dalam membangun kolaborasi dengan dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan kolaborasi yang terarah, potensi ZIS dan CSR/TJSL di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan bandara.

Related posts

FDKM Tangerang Bangun Silaturahmi dan Kolaborasi untuk Wujudkan Masjid Berdaya

dennyariyantoo@gmail.com

Wisata Banten Semakin Diminati

dennyariyantoo@gmail.com

Aktivitas Ekonomi di Tangerang Terus Menggeliat

dennyariyantoo@gmail.com

Leave a Comment