TANGERANG — Masjid At-Taqwa, Kavling Perkebunan, Palem Semi, Karawaci, Tangerang, menggelar Tabligh Akbar sekaligus acara puncak penutupan dan pembagian hadiah Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang berlangsung pada 7–12 September 2026. Berbagai perlombaan bernuansa Islami digelar dan diikuti peserta dari berbagai wilayah di Tangerang Raya.
Acara puncak menghadirkan penceramah Ust. Dr. (c) Ihsanul Khulqi, S.Hum., M.Pd., yang dikenal dengan sapaan Ustadz Songket. Kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan jamaah, peserta lomba, para pemenang, orang tua peserta, serta masyarakat sekitar.
Ketua DKM Masjid At-Taqwa, H. Purwaji, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan masjid sebagai pusat syiar dan pembinaan umat. Salah satu program yang tengah didorong adalah pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an.
“Tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui perlombaan yang edukatif dan Islami,” ujarnya.
Menurut H. Purwaji, rangkaian Gebyar Maulid juga diharapkan mampu membangun semangat masyarakat untuk semakin mencintai Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kepedulian dan semangat untuk memakmurkan masjid.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi keislaman. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, masjid, musholla, majelis taklim, sekolah, dan TPA di wilayah Tangerang Raya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi yang mencintai Rasulullah SAW, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki semangat untuk terus memakmurkan masjid,” tambahnya.
Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid At-Taqwa tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, silaturahmi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan berakhirnya rangkaian perlombaan dan Tabligh Akbar, panitia berharap semangat yang terbangun selama Gebyar Maulid dapat terus berlanjut, khususnya dalam membina generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, Rasulullah SAW, dan masjid.
